The Best Fluffy Pancakes recipe you will fall in love with. Full of tips and tricks to help you make the best pancakes.

Cara Memanaskan dan Menyimpan Opor Ayam Agar Tidak Basi

Kadang saat masak opor ayam tidak langsung habis dimakan. Memanaskan sayur apapun caranya sederhana, tapi tahu cara memanaskan opor ayam dengan lebih tepat akan lebih baik. Agar opor ayam tidak cepat basi dan bisa dimakan lagi keesokan hari.

Namun saat tertentu misalnya lebaran Idul Fitri, sisa opor ayam begitu melimpah dan tidak habis dimakan dalam 1-2 hari. Karena itu perlu diterapkan cara menyimpan opor ayam agar tidak basi dan tahan 3 hari bahkan lebih.

Cara Memanaskan Opor Ayam

Ketika memanaskan opor ayam saya menggunakan prinsip dasar memanaskan sayur yang diajarkan ibu saya. Opor dipanaskan sampai mendidih lalu matikan api dan panci jangan ditutup. Biarkan dingin dan tidak boleh diusik sayurnya.

Dari ibu saya juga, kalau memanaskan opor ayam (dan sayur lain) untuk langsung dimakan dan sisanya disimpan ada caranya juga. Ketika opor sudah mendidih ambil semangkuk, lalu didihkan lagi beberapa lama. Karena kalau sudah mendidih lalu didinginkan dan opor disendok dari panci, bisa memperpendek keawetan opor sehingga lebih cepat basi.

Kalau kepepet mengambil opor setelah dipanaskan ambillah pelan-pelan di bagian pinggir. Jaga agar bagian lain tidak terganggu. Idealnya memang setelah diambil dipanaskan lagi dan disimpan, namun sayur tidak boleh terlalu sering dipanaskan berulang-ulang.

Gunakan api kecil saat memanaskan opor agar santan tidak gampang pecah. Aduk sebentar agar ayam yang di bagian atas menjadi di bawah sehingga matangnya merata.

Untuk menjaga rasa saya menambahkan sedikit air matang saat memanaskan opor. Sehingga kuah yang menguap tergantikan. Kalau terlalu banyak kuah yang menguap biasanya rasa sayur akan lebih tajam.

Cara Menyimpan Opor Ayam Agar Tidak Basi

Opor yang sudah dipanaskan jangan ditutup pancinya dan biarkan sampai benar-benar dingin. Lalu masukkan ke wadah tertutup dan simpan di kulkas, insya Allah bisa tahan 1-3 hari. Tergantung dari kestabilan suhu kulkas juga, kalau kulkas lebih sering dibuka maka suhunya kurang stabil.

Ketika mau makan keluarkan opor dari kulkas, biarkan sampai suhunya normal. Lalu bisa dipanaskan untuk dimakan.

Kalau ingin disimpan lebih lama, bisa lebih dari 3 hari, masukkan opor ayam yang sudah dingin ke plastik lalu masukkan ke freezer. Kalau akan dimakan keluarkan opor dari freezer dan pindah ke kulkas, biarkan sekitar 24 jam sampai opor mencair. Setelah itu keluarkan dari kulkas dan biarkan suhunya normal baru bisa dipanaskan.

Kenapa harus menunggu suhu opor normal (suhu ruang) baru boleh dipanaskan? Agar opor tidak mengalami perubahan suhu yang drastis dari dingin/sangat dingin ke panas, yang dapat merusak kualitas opor.

Kalau opor dari kulkas atau freezer lalu dipanaskan bisa tidak merata panasnya. Daging ayam bagian dalam bisa masih dingin. Seperti kalau menggoreng nugget langsung dari freezer, hasilnya luarnya panas tapi dalamnya dingin.

Cara Menghangatkan Opor Ayam

Opor ayam memang nikmat disantap dalam keadaan hangat. Tapi kalau sudah beberapa lama di meja makan opor akan menjadi dingin.

Cara saya jika ingin makan opor hangat yaitu ambil semangkuk lalu dipanaskan sebentar di panci, atau ditaruh beberapa lama di dalam rice cooker (mode warm). Atau langsung ambil nasi panas dan siram dengan opor sehingga opornya ikut jadi hangat.

Kadang saat lebaran bosan makan opor ayam terus-menerus. Saya suka mengambil ayamnya, saya tiriskan, lalu digoreng. Enak rasanya gurih. Menggorengnya hati-hati dengan percikan minyaknya karena kandungan air di daging ayam tinggi.

Saat memanaskan opor ayam gunakan panci, sendok sayur dan alat lain yang bersih. Jangan pakai yang bekas sayur atau masakan apapun. Jangan lupa cuci tangan dahulu dan jangan menyentuh opor langsung dengan tangan.

Simpan opor di wadah yang juga bersih agar tidak cepat basi. Jangan misalnya menaruh opor di mangkuk bekas masakan apapun yang belum dicuci.

Saya juga tidak suka memanaskan opor terlalu sering, khawatir santannya jadi lemak yang tidak baik. Saya usahakan memanaskan 1-2 kali saja. Kalau kepepet bisa 3 kali tapi tidak lebih.

Foto: Deddy JP, Cepu, Blora

Share your love
Purwanto
Purwanto

Suka masak dan makan, menyukai dunia kuliner. Sehari-hari bekerja sebagai penulis, blogger, SEO.

Articles: 23

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *